<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-9081012938079990446</id><updated>2012-02-16T15:12:47.782+07:00</updated><title type='text'>Ayo Belajar !!</title><subtitle type='html'>Mari Belajar demi masa depan yang Cemerlang !</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://indrafirmansyah.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9081012938079990446/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indrafirmansyah.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>RADEN INDRA FIRMANSYA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08582283754571652057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='11' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_PYEWnHf9Nlw/S9phr5HzdhI/AAAAAAAAAEI/WsssxkNqgPM/S220/blog.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>11</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9081012938079990446.post-9115543944056048071</id><published>2011-11-10T00:14:00.000+07:00</published><updated>2011-11-10T00:14:15.256+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;h3&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, sans-serif;"&gt;KORELASI KURIKULUM TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASIANTARA SMP DAN SMA&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;b&gt;Oleh Raden Indra Firmansyah&lt;/b&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;b&gt;Mahasiswa Pendidikan Guru TIK&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;b&gt;Jurusan Kurikulum dan Teknologi Pendidikan&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setiap instansi pendidikan pasti memiliki suatu kurikulum. Sebelum masuk ke dalam lebih lanjut di sini saya akan mengemukakan apa arti kurikulum. Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Kurikulum disusun oleh satuan pendidikan untuk memungkinkan penyesuaian program pendidikan dengan kebutuhan dan potensi yang ada di daerah. kurikulum mata pelajaran TIK pada jenjang SMA di daerah DKI Jakarta sangatlah kompleks masalahnya , karna apa ? karna adanya tumpang tindih kurikulum. Mengapa di katakan tumpang tindih ? Karna di dalam Silabus yang sudah ditentukan oleh pemerintah sangatlah tidak efektif dalam pembelajaran TIK.karna apa ? &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;karna materi-materi yang di ajarkan sangatlah kurang efektif dalam penerapan materinya. Seperti contoh; materi microsoft office, sebenarnya untuk materi microsoft office tidak bisa di pisah-pisahkan pada jenjang sekolah. Seharusnya materi microsoft office itu di habiskan materi nya pada jenjang sekolah tertentu. Misalkan pada jenjang kelas X, materi itu di habis kan dan untuk jenjang selanjutnya materinya itu sudah materi baru yang akan di ajarkan. Seperti kelas XI di ajarkan mengenai desaign grafis ,dan kelas XII mengenai Pemrograman dasar untuk bekal siswa ketika akan melanjutkan ke perguruan tinggi.  Tetapi itu semua sudah tersusun rapih oleh BSNP. Hubungan kurikulum tik antara jenjang smp dan sma sama sekali dengan yang diajarkan oleh guru-guru mata pelajaran tik, sehingga para siswa mengalamai kejenuhan dan mengakibatkan ketidak pedulian terhadap mata pelajaran tik. Sehingga nilai yang di dapatkan oleh siswa mengalami nilai yang minimal bahkan tidak memenuhi syarat ketuntasan belajar. Untuk itu solusinya adalah penyempurnaan kurikulum mata pelajaran tik yang dilakukan oleh MGMP TIK di tingkat kecamatan, Kotamadya, Provinsi bahkan ke dalam tingkat nasional ( BSNP ) untuk memperoleh hasil belajar yang maksimal dan kurikulum yang sempurna sehingga ada perbedaan ilmu yang di dapat dari sekolah seperti ilmu tik di smp berbeda dengan ilmu tik di sma. Sehingga para siswa tidak mengalami kejenuhan dalam proses pembelajaran dan para siswa mendapatkan pengalaman belajar yang baru, ilmu baru serta keahlian baru. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9081012938079990446-9115543944056048071?l=indrafirmansyah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indrafirmansyah.blogspot.com/feeds/9115543944056048071/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9081012938079990446&amp;postID=9115543944056048071' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9081012938079990446/posts/default/9115543944056048071'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9081012938079990446/posts/default/9115543944056048071'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indrafirmansyah.blogspot.com/2011/11/korelasi-kurikulum-teknologi-informasi.html' title=''/><author><name>RADEN INDRA FIRMANSYA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08582283754571652057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='11' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_PYEWnHf9Nlw/S9phr5HzdhI/AAAAAAAAAEI/WsssxkNqgPM/S220/blog.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9081012938079990446.post-2675842305743873614</id><published>2011-09-28T20:53:00.001+07:00</published><updated>2011-09-28T21:09:51.192+07:00</updated><title type='text'>Konsep Evaluasi</title><content type='html'>&lt;b&gt; Konsep Evaluasi Dasar &lt;/b&gt;&lt;br&gt;Banyak pengertian menurut para ahli yang mengemukakan mengenai evaluasi, disini saya akan menuliskan beberapa ahli diantara nya :&lt;br&gt;Evaluasi adalah suatu proses yang sistematis dan berkelanjutan untuk menentukan kualitas ( nilai dan arti ) dari sesuatu berdasarkan pertimbangan dan kriteria tertentu dalam rangka pembuatan keputusan ( Zainal Arifin, 2009 ) &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;br&gt; Evaluasi adalah suatu proses untuk menentukan sampai mana tujuan pendidikan dapat dicapai ( Ralph Tyler,1950 )Evaluasi bukan sekedar menilai suatu aktifitas secara spontan dan insendital, melainkan merupakan kegiatan untuk menilai sesuatu secara terencana, sistematik dan terarah berdasarkan tujuan yang jelas ( Anne Anastasi, 1978 )Evaluasi adalah kegiatan untuk mengumpulkan informasi tentang bekerja nya sesuatu, yang selanjutnya informasi tersebut di gunakan untuk menentukan alternatif yang tepat dalam pengambilan keputusan. ( Suharsimi Arikunto,2004)&lt;br&gt;dari definisi diatas saya dapat mengambil suatu &lt;i&gt;keyword&lt;/i&gt; diantaranya :1. Mengumpulkan informasi2.Secara sistematik 3. Tujuan4. Pertimbangan dan kriteria5. Nilaidari keyword diatas itu saya dapat membuat suatu definisi :&lt;i&gt;Evaluasi&lt;/i&gt; adalah suatu kegiatan untuk mengumpulkan informasi secara terencana, sistematik dan terarah serta mempertimbangkan suatu kriteria untuk membuat suatu tujuan yang ingin dicapai dalam pembuatan suatu keputusan ( Raden Indra Firmansyah, 2011).&lt;br&gt;Prinsip - prinsip evaluasi diantaranya:1. Prinsip kontinuitas2.Prinsip Objektifitas3.Prinsip Comprehensive 4.Alat ukur yang valid.sekian mengenai evaluasi , selanjutnya akan ditulis kembali mengenai evaluasi program..salam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9081012938079990446-2675842305743873614?l=indrafirmansyah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indrafirmansyah.blogspot.com/feeds/2675842305743873614/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9081012938079990446&amp;postID=2675842305743873614' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9081012938079990446/posts/default/2675842305743873614'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9081012938079990446/posts/default/2675842305743873614'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indrafirmansyah.blogspot.com/2011/09/konsep-evaluasi.html' title='Konsep Evaluasi'/><author><name>RADEN INDRA FIRMANSYA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08582283754571652057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='11' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_PYEWnHf9Nlw/S9phr5HzdhI/AAAAAAAAAEI/WsssxkNqgPM/S220/blog.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9081012938079990446.post-1377530565171888732</id><published>2011-02-09T20:41:00.001+07:00</published><updated>2011-09-28T20:50:47.192+07:00</updated><title type='text'>Komunikasi Non-Verbal</title><content type='html'>Definisi dan Batasan Umum Komunikasi Non-Verbal&lt;br /&gt;Salah satu aspek penting dari komunikasi non-verbal adalah saat kita berupaya untuk memahami makna dari setiap pesan komunikasi, misalnya ‘Saya sayang kamu’ dan pesan pesan lainnya. Pesan tersebut akan memiliki banyak mata tergantung tindakan nonverbal orang yang mengucapkannya.&lt;br /&gt;Oleh  Kathleen K. Reardon dalam bukunya ‘Where Minds meet’ yang mengategorikan komunikasi verbal kedalam komunikasi antar pribad. Contohnya adalah ketika seorang pria ingin berkawan akrab dengan teman gadisnya. Kemudian si gadis berkata ‘yang kupercaya bukan omonganmu, tetapi perbuatanmu’ itu menunjukan bahwa si gadis lebih mempercayai terhadap tindakan-tindakan nonverbal dari si laki-laki tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk lebih lengkap mendownloud makalahnya,silahkan klik link dibawah ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;html&gt;&lt;body&gt;&lt;br&gt;ini beberapa contoh makalah, silahkan di klik dibawah ini&lt;a href="http://www.4shared.com/file/XsIpFxrW/psikom_non_verba"&gt;klik disini&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9081012938079990446-1377530565171888732?l=indrafirmansyah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indrafirmansyah.blogspot.com/feeds/1377530565171888732/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9081012938079990446&amp;postID=1377530565171888732' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9081012938079990446/posts/default/1377530565171888732'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9081012938079990446/posts/default/1377530565171888732'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indrafirmansyah.blogspot.com/2011/02/komunikasi-non-verbal.html' title='Komunikasi Non-Verbal'/><author><name>RADEN INDRA FIRMANSYA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08582283754571652057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='11' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_PYEWnHf9Nlw/S9phr5HzdhI/AAAAAAAAAEI/WsssxkNqgPM/S220/blog.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9081012938079990446.post-5811742233504917440</id><published>2010-05-31T21:01:00.004+07:00</published><updated>2011-11-10T08:37:03.949+07:00</updated><title type='text'>Membangun Jaringan dengan menggunakan WAN.</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;BAB I&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;Latar Belakang&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Di dalam era globalisasi ini , banyak sekali keperluan untuk mengakses data yang dibutuhkan oleh masyarakat. baik di dunia pendidikan , bisnis, ekonomi bahkan sampai dunia pemerintahan.. dengan latar belakang tsb, maka di butuhkan jaringan yang sangat luas untuk tingkat jangkauan nya..oleh karna itu dibutuhkan suatu jaringan yg dapat di akses oleh banyak orang dengan jarak yg sangat jauh .&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Batasan Masalah &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.apa itu lapisan data link ?&lt;br /&gt;2.Profil WAN&lt;br /&gt;3.bagaimana struktur WAN untuk membentuk suatu jaringan?&lt;br /&gt;4.keuntungan wan dalam komunikasi data&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;BAB II &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;Pembahasan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;I.1.Apa itu lapisan &lt;i&gt;data link?&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Lapisan data-link (data link layer) adalah lapisan kedua dari bawah dalam model OSI, yang dapat melakukan konversi frame-frame jaringan yang berisi data yang dikirimkan menjadi bit-bit mentah agar dapat diproses oleh lapisan fisik. Lapisan ini merupakan lapisan yang akan melakukan transmisi data antara perangkat-perangkat jaringan yang saling berdekatan di dalam sebuah wide area network (WAN), atau antara node di dalam sebuah segmen local area network (LAN) yang sama. Lapisan ini bertanggungjawab dalam membuat frame, flow control, koreksi kesalahan dan pentransmisian ulang terhadap frame yang dianggap gagal. MAC address juga diimplementasikan di dalam lapisan ini. Selain itu, beberapa perangkat seperti Network Interface Card (NIC), switch layer 2 serta bridge jaringan juga beroperasi di sini.&lt;br /&gt;Lapisan data-link menawarkan layanan pentransferan data melalui saluran fisik. Pentransferan data tersebut mungkin dapat diandalkan atau tidak: beberapa protokol lapisan data-link tidak mengimplementasikan fungsi Acknowledgment untuk sebuah frame yang sukses diterima, dan beberapa protokol bahkan tidak memiliki fitur pengecekan kesalahan transmisi (dengan menggunakan checksumming). Pada kasus-kasus tersebut, fitur-fitur acknowledgment dan pendeteksian kesalahan harus diimplementasikan pada lapisan yang lebih tinggi, seperti halnya protokol Transmission Control Protocol (TCP) (lapisan transport).&lt;br /&gt;Tugas utama dari data link layer adalah sebagai fasilitas transmisi data mentah dan mentransformasi data tersebut ke saluran yang bebas dari kesalahan transmisi. Sebelum diteruskan ke Network Layer, lapisan data link melaksanakan tugas ini dengan memungkinkan pengirim memecah-mecah data input menjadi sejumlah data frame (biasanya berjumlah ratusan atau ribuan byte). Kemudian lapisan data link mentransmisikan frame tersebut secara berurutan dan memproses acknowledgement frame yang dikirim kembali oleh penerima. Karena lapisan fisik menerima dan mengirim aliran bit tanpa mengindahkan arti atau arsitektur frame, maka tergantung pada lapisan data-link-lah untuk membuat dan mengenali batas-batas frame itu. Hal ini bisa dilakukan dengan cara membubuhkan bit khusus ke awal dan akhir frame.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;II.2 Pfofil WAN&lt;br /&gt;Profil Wan adalah kumpulan dari LAN dan/atau Workgroup yang dihubungkan dengan menggunakan alat komunikasi modem dan jaringan Internet, dari/ke kantor pusat dan kantor cabang, maupun antar kantor cabang. Dengan sistem jaringan ini, pertukaran data antar kantor dapat dilakukan dengan cepat serta dengan biaya yang relatif murah. Sistem jaringan ini dapat menggunakan jaringan Internet yang sudah ada, untuk menghubungkan antara kantor pusat dan kantor cabang atau dengan PC Stand Alone/Notebook yang berada di lain kota ataupun negara..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;II.3&lt;br /&gt;Infrastruktur Wide Area Network&lt;br /&gt;Didalam membangun suatu jaringan komputer yang memiliki area yang luas atau sering dikenal dengan nama Wide Area Network maka perlu diperhatikan kemungkinan kondisi yang ada. Sebagai contoh jika kita ingin membangun WAN antara kantor pusat dengan cabangnya yang ada diluar kota, dalam hal ini yang perlu diperhatikan banyak sedikitnya karywan dan komputer yang ada pada kantor cabang dengan begitu kita dapat merencanakan jaringan berdasarkan hardware yang dibutuhkan untuk menghubungkan antar komputer dan jaringan di kantor pusat.&lt;br /&gt;Secara sederhana kita bisa membuat jaringan local terlebih dahulu baik pada kantor pusat ataupun cabangnya, setalah itu baru akan dibuat WAN untuk menghubungkan kedua jaringan local tersebut. langkah pertama adalah dengan memulai menggambar posisi komputer dan printer yang akan dibangun serta letak perkabelan serta devices lainnya, dan melakukan inventaris peralatan yang ada dan prediksi perlatan yang akan datang atau ditambah dalam beberapa bulan atau tahun kedepan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;II.4&lt;br /&gt;Keuntungan Jaringan WAN.&lt;br /&gt;•Server kantor pusat dapat berfungsi sebagai bank data dari kantor cabang. &lt;br /&gt;•Komunikasi antar kantor dapat menggunakan E-Mail &amp;amp; Chat. &lt;br /&gt;•Dokumen/File yang biasanya dikirimkan melalui fax ataupun paket pos, dapat dikirim melalui E-mail dan Transfer file dari/ke kantor pusat dan kantor cabang dengan biaya yang relatif murah dan dalam jangka waktu yang sangat cepat. &lt;br /&gt;•Pooling Data dan Updating Data antar kantor dapat dilakukan setiap hari pada waktu yang ditentukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penutup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dalam membentuk jaringan ini , harus adanya hardware, yaitu komputer dan kabel.&lt;br /&gt;dan wan di bentuk untuk mempermudah dalam mengakses informasi .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;referensi &lt;br /&gt;&lt;i&gt;http://artikel39.blogspot.com/2010/01/wide-area-network-wan.html&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;http://id.wikipedia.org/wiki/WAN&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;http://1.bp.blogspot.com/_jA-h81OtlU8/SKzeWjbkwDI/AAAAAAAAACU/BjlxSzyMRXs/s400/WAN.png&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lampiran gambar &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_PYEWnHf9Nlw/TAPWiiztGjI/AAAAAAAAAEo/OyZZaEnhtco/s1600/WAN.png"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5477457460760222258" src="http://1.bp.blogspot.com/_PYEWnHf9Nlw/TAPWiiztGjI/AAAAAAAAAEo/OyZZaEnhtco/s320/WAN.png" style="cursor: hand; cursor: pointer; height: 226px; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Membangun Jaringan Menggunakan WAN&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9081012938079990446-5811742233504917440?l=indrafirmansyah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indrafirmansyah.blogspot.com/feeds/5811742233504917440/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9081012938079990446&amp;postID=5811742233504917440' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9081012938079990446/posts/default/5811742233504917440'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9081012938079990446/posts/default/5811742233504917440'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indrafirmansyah.blogspot.com/2010/05/membangun-jaringan-dengan-menggunakan.html' title='Membangun Jaringan dengan menggunakan WAN.'/><author><name>RADEN INDRA FIRMANSYA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08582283754571652057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='11' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_PYEWnHf9Nlw/S9phr5HzdhI/AAAAAAAAAEI/WsssxkNqgPM/S220/blog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_PYEWnHf9Nlw/TAPWiiztGjI/AAAAAAAAAEo/OyZZaEnhtco/s72-c/WAN.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9081012938079990446.post-8178239529188501077</id><published>2010-04-30T19:11:00.001+07:00</published><updated>2010-04-30T19:12:54.850+07:00</updated><title type='text'>Pend.Ilkom Vs Pend.TIK</title><content type='html'>ini merupakan hasil diskusi saya dengan mr.philip ( ahli teknologi pendidikan ) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan Ilmu Komputer: Pendidikan mengenai teknologi dan applikasinya, bukan mengenai cara melaksanakan pembelajaran kurikulum TIK yang paling efektif. &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Yang sering menjadi masalah adalah yang ahli teknologi belum tentu dapat menyampaikan ilmunya secara efektif. Ini sering sekali menjadi di perguruan tinggi di luar negeri. Kalau ingin menjadi guru di sekolah anda harus membuktikan bahwa anda sudah lulus kursus "jurusan metodologi dan praktek pendidikan" dulu di Departemen Pendidikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi kalau anda ingin menjadi dosen di perguruan tinggi sering sekali itu ijasa yang dinilaikan saja dan belum tentu dosennya mempunyai kemampuan mengajar secara efektif sama sekali. Di luar negeri saya sering mendengar mahasiswa bilang "They learned in spite of their lecturer" Maksudnya mereka sudah belajar, walapun dosennya tidak kompeten. Satau lagi: If you can, do.., If you can't, teach... If you can't teach, become a lecturer... Maksudnya 'kalau anda pintar bisnis melakukan... Kalau anda pintar teori bisnis tetapi tidak bisa berhasil, mengajar bisnis... Kalau anda pintar teori bisnis tetapi tidak dapat berhasil atau mengajar, menjadi dosen.... :-) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih parah lagi di bidang komposit misalnya Teknologi Pendidikan yang perlu banyak ilmu dan pengertian khusus, misalnya prinsip-prinsip untuk memilih teknologi yang tepat untuk menjamin pembelajaran yang paling efektif. Kalau dosennya tidak memiliki ilmu ini beliau biasanya menggunakan teknologi seperti LCD terus dan mahasiswanya belajar secara pasif terus dan tidak diaktifkan dalam pembelajarannya (group-work, diskusi, investigasi, belajar secara mandiri, peer discussion, dll) - untuk apa membuat kelas akhirnya, mereka dapat membaca di rumah? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi dosennya sendiri tidak mencontohkan teknik menggunakan teknologi pendidikan secara efektif dalam pengajaran. Yang mungkin lebih penting dosennya tidak menunjukan kreativitas atau mengajak kreativitas dan mengarah ke suap-suapan saja. Fiture-fitur seperti animasi dan film di dalam media hanya meningkatkan sifat pasif, bukan mengaktifkan pembelajaran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya itu kegiatan belajar yang menggunakan teknologi yang sederhana, misalnya "pena" untuk mendemonstrasikan gravity yang harus diinvestigasikan oleh pelajar dan membuat laporan secara group yang paling efektif dibanding presentasi (termasuk animasi) di LCD, yang berbasis Asal Hafal Saja dan hanya menggunakan teknologi yang tidak menghadapi "multiple cognitive styles" yang adalah prinsip dasar Teknologi Pendidikan. Lebih baik kalau ingin menggunakan animasi dipakai setelah group-work untuk menkonsolidasikan pembelajaranya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Re: "Pendidikan Guru TIK"&lt;br /&gt;SDMnya sudah disiapkan dengan ilmu teknologi tetapi juga ilmu untuk mengajar secara efektif.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9081012938079990446-8178239529188501077?l=indrafirmansyah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indrafirmansyah.blogspot.com/feeds/8178239529188501077/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9081012938079990446&amp;postID=8178239529188501077' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9081012938079990446/posts/default/8178239529188501077'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9081012938079990446/posts/default/8178239529188501077'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indrafirmansyah.blogspot.com/2010/04/pendilkom-vs-pendtik.html' title='Pend.Ilkom Vs Pend.TIK'/><author><name>RADEN INDRA FIRMANSYA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08582283754571652057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='11' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_PYEWnHf9Nlw/S9phr5HzdhI/AAAAAAAAAEI/WsssxkNqgPM/S220/blog.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9081012938079990446.post-6441157811486794135</id><published>2010-04-30T19:09:00.000+07:00</published><updated>2010-04-30T19:10:23.217+07:00</updated><title type='text'>Definisi Teknologi Pendidikan</title><content type='html'>Apa Itu Ilmu Teknologi Pendidikan?&lt;br /&gt;Ilmu Teknologi Pendidikan adalah ilmu khusus. Bukan Ilmu Teknologi dan bukan Ilmu Pengajaran, tetapi ilmu yang membutuh keahlian di beberapa macam ilmu. &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilmu Teknologi Pendidikan juga bukan pengetahuan isu akademik mengenai Teknologi Pendidikan, bukan kemampuan membahas isu-isu secara akademik juga. Ilmu Teknologi Pendidikan adalah ilmu "applied", ilmu yang bermanfaat di dunia pendidikan untuk membantu praktisi pendidikan untuk memaksimalkan teknologi dalam proses pembelajaran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilmu Teknologi Pendidikan sebagai salah satu isu utama untuk semua praktisi maupun lembaga pendidikan yang mempunyai tujuan meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia lewat teknologi pendidikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isu utama dengan teknologi pendidikan adalah teknologi yang terbaru belum tentu adalah teknologi pendidikan terbaik untuk tujuan anda. Dengan memaksimalkan keahlian "Ilmuwan/ti Teknologi Pendidikan" kita dapat belajar cara untuk mendidik secara lebih efektif. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa kebutuhan dasar Ilmuwan/ti Teknologi Pendidikan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengertian proses KBM maupun pengalaman sebagai pengajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengetahuan luas mengenai keuntungan dan kekurangan maupun proses menggunakan semua jenis teknologi pendidikan (dari kertas dan pena sampai teknologi terbaru).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemampuan berkomunikasi bersama pendidik sebagai kolega.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengetahuan luas mengenai isu-isu dan limitasi teknologi, dan jenis kegiatan KBM yang dapat dilaksanakan di kelas kecil atau besar (mislanya lecture/seminar).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengetahuan luas mengenai isu-isu desain media yang sesuai dengan situasi. Misalnya ukuran tulisan minimal, warna tulisan dan background yang paling efektif untuk komunikasi dalan situasi-situasi yang berbeda, jenis grafik yang efektif, isi-isu "fog factor", dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemampuan membuat dan membantu guru belajar cara untuk membuat dan menggunakan banyak macam peraga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemampuan merencanakan dan melaksanakan program-program khusus untuk meningkatkan pengertian dan kemampuan guru terhadap isu teknologi pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelihatannya oleh karena Ilmuwan/ti Teknologi Pendidikan di Indonesia adalah kurang banyak, atau diam saja, retorika mengenai hebatnya teknologi di bidang pendidikan oleh banyak pihak yang mempunyai tujan bisnis (atau adalah terkait dengan bisnis), Ilmuwan/ti Teknologi, atau pihak-pihak lain yang betul tidak berpikir mengenai isu-isu, dapat menulis artikel-artikel di pers tanpa informasi yang seimbang yang bebasis kenyataan (oleh penelitian). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa bedanya antara "Ilmuwan/ti Teknologi" dan "Ilmuwan/ti Teknologi Pendidikan" ? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilmuwan/ti Teknologi selalu mendukung manfaatnya teknologi, tetapi Ilmuwan/ti Teknologi Pendidikan hanya mendukung teknologi di mana keuntungannya sudah terbukti, dengan teknologi yang cocok (appropriate). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa peran Ilmuwan/ti Teknologi Pendidikan di dunia pendidikan kita dapat menghabiskan banyak anggaran tanpa meningkatkan mutu pendidikan. Dan dengan menggunakan teknologi canggih atau bahan yang tidak cocok, mutu pendidikan dapat menurun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : http://teknologipendidikan.com/ilmuteknologipendidikan.html&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9081012938079990446-6441157811486794135?l=indrafirmansyah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indrafirmansyah.blogspot.com/feeds/6441157811486794135/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9081012938079990446&amp;postID=6441157811486794135' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9081012938079990446/posts/default/6441157811486794135'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9081012938079990446/posts/default/6441157811486794135'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indrafirmansyah.blogspot.com/2010/04/definisi-teknologi-pendidikan.html' title='Definisi Teknologi Pendidikan'/><author><name>RADEN INDRA FIRMANSYA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08582283754571652057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='11' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_PYEWnHf9Nlw/S9phr5HzdhI/AAAAAAAAAEI/WsssxkNqgPM/S220/blog.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9081012938079990446.post-3377463380756364236</id><published>2010-04-28T14:52:00.001+07:00</published><updated>2010-04-29T19:47:16.686+07:00</updated><title type='text'>Pasang Konektor RJ 45 Pada Kabel UTP .</title><content type='html'>Di Susun &lt;br /&gt;Oleh Raden Indra Firmansyah &lt;br /&gt;Mahasiswa Kurikulum dan Teknologi Pendidikan &lt;br /&gt;Konsentrasi Teknologi Informasi dan Komunikasi &lt;br /&gt;Universitas Pendidikan Indonesia &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apa sih itu &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt; LAN ?&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;LAN&lt;/span&gt; adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil; seperti jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam rumah, sekolah atau yang lebih kecil.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Karakteristik LAN antara lain : &lt;br /&gt;- Mempunyai pesat data yang lebih tinggi&lt;br /&gt;- Meliputi wilayah geografi yang lebih sempit&lt;br /&gt;- Tidak membutuhkan jalur telekomunikasi yang disewa dari operator telekomunikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;disini saya akan berbagi ilmu dalam ilmu komunikasi data . &lt;br /&gt;saya akan berbagai bagaimana cara pemasangan kabel LAN..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;adapun alat-alat yang di butuh kan dalam memasang kabel LAN &lt;br /&gt;1.Kabel UTP ( Unshielded Twisted Pair )&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_PYEWnHf9Nlw/S9fq4iUG5cI/AAAAAAAAADI/UQQxgsyUZPU/s1600/28042010065.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_PYEWnHf9Nlw/S9fq4iUG5cI/AAAAAAAAADI/UQQxgsyUZPU/s320/28042010065.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5465094929842103746" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;)&lt;br /&gt;2. Connector RJ 45&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_PYEWnHf9Nlw/S9fvvf6UjDI/AAAAAAAAADQ/0juUA41Rrxc/s1600/28042010061.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_PYEWnHf9Nlw/S9fvvf6UjDI/AAAAAAAAADQ/0juUA41Rrxc/s320/28042010061.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5465100272136391730" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;3.Crimp Tool &lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_PYEWnHf9Nlw/S9l_rezLC7I/AAAAAAAAAEA/RKD08IzBrEE/s1600/crimpTool.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_PYEWnHf9Nlw/S9l_rezLC7I/AAAAAAAAAEA/RKD08IzBrEE/s320/crimpTool.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5465540007769607090" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;4.Tester Cable&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_PYEWnHf9Nlw/S9fw2uk33GI/AAAAAAAAADg/9vMM9i5XOI8/s1600/Cable_Tester.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_PYEWnHf9Nlw/S9fw2uk33GI/AAAAAAAAADg/9vMM9i5XOI8/s320/Cable_Tester.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5465101495843675234" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Pembuatannya :&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah Pertama : Potong kulit luar kabel yang membungkus 4 pasang kabel dengan crimp Tool dengan cara pegang kabel di sebelah kanan lalu pemotong di sebelah kiri putar crimp tool ke bawah lalu balikan lagi ke tempat semula&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah Kedua : &lt;br /&gt;Pisahkan kabel-kabel dari lilitannya&lt;br /&gt;seperti gambar ini : &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_PYEWnHf9Nlw/S9fyBKEp7jI/AAAAAAAAADo/FOylfgvW8dE/s1600/28042010065.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_PYEWnHf9Nlw/S9fyBKEp7jI/AAAAAAAAADo/FOylfgvW8dE/s320/28042010065.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5465102774535056946" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah Ketiga :&lt;br /&gt;ada beberapa pemasangan kabel LAN, seperti :  TIA/EIA-568-A (T568A) &lt;br /&gt;(putih hijau-hijau), (putih orange-biru), (putih biru-orange), (putih coklat-coklat)&lt;br /&gt;· TIA/EIA-568-B (T568B) (putih orange-orange), (putih hijau-biru), (putih biru-hijau) &lt;br /&gt;(putih coklat-coklat), dan&lt;br /&gt;· Crossover/Peen adalah gabungan dari T568A dengan T568B&lt;br /&gt;seperti gambar &lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_PYEWnHf9Nlw/S9f0f1UiU9I/AAAAAAAAADw/SzO-X9mwByY/s1600/cros.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 250px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_PYEWnHf9Nlw/S9f0f1UiU9I/AAAAAAAAADw/SzO-X9mwByY/s320/cros.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5465105500563723218" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah keempat : membuat crossover/Peen jadi susun ujung yang satu dengan T568A (putih hijau-hijau), (putih orange-biru), (putih biru-orange), (putih coklat-coklat)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah ke Lima :&lt;br /&gt;setelah di susun , maka kabel tsb di susun agar rata &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah ke Enam : &lt;br /&gt;Masukan kabel yg sudah di susun ke dalam connector, ingat . kabel tsb harus rapih dan harus sesuai susunannya.apabila tidak rapih , maka tidak terjadi sinkronisasi. ( tidak konek ) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah Ketujuh :&lt;br /&gt;pasangkan kabel dengan konektornya menggunakan crimp tool dengan bagian yang bergerigi di hadapkan ke tembaga, tekan agak kencang sampai pin yang ada di konektor tertancap ke kabel dan terdengar bunyi klik seperti gambar ini : &lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_PYEWnHf9Nlw/S9f2dDFPGOI/AAAAAAAAAD4/8tdopXMthO8/s1600/crimpTool.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_PYEWnHf9Nlw/S9f2dDFPGOI/AAAAAAAAAD4/8tdopXMthO8/s320/crimpTool.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5465107651741292770" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah Kedelapan ikuti langkah yg seperti semula tetapi beda susunan , dengan susunan sbb : T568B : (putih orange, orange), (putih hijau, biru), (putih biru, hijau), (putih coklat, coklat) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah Kesembilan : setelah semuanya selesai , maka di tes menggunakan cable tester.apabila nyala lampu sesuai susunan, maka pemasangan kabel lan berhasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sekian dan selamat mencoba &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bandung, April 2010 .&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9081012938079990446-3377463380756364236?l=indrafirmansyah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indrafirmansyah.blogspot.com/feeds/3377463380756364236/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9081012938079990446&amp;postID=3377463380756364236' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9081012938079990446/posts/default/3377463380756364236'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9081012938079990446/posts/default/3377463380756364236'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indrafirmansyah.blogspot.com/2010/04/apa-sih-itu-lan-lan-adalah-jaringan.html' title='Pasang Konektor RJ 45 Pada Kabel UTP .'/><author><name>RADEN INDRA FIRMANSYA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08582283754571652057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='11' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_PYEWnHf9Nlw/S9phr5HzdhI/AAAAAAAAAEI/WsssxkNqgPM/S220/blog.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_PYEWnHf9Nlw/S9fq4iUG5cI/AAAAAAAAADI/UQQxgsyUZPU/s72-c/28042010065.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9081012938079990446.post-4438403390466093420</id><published>2010-04-11T21:58:00.000+07:00</published><updated>2010-04-12T21:06:38.129+07:00</updated><title type='text'>Pengertian Belajar dan Pembelajaran</title><content type='html'>Belajar / Learning adalah refleksi ( perenungan ) sistem kepribadian siswa yang menunjukan perilaku yang terkait dengan tugas yang di berikan..&lt;br /&gt;Mengajar Adalah refleksi sistem Kepribadian sang guru , tutor , instruktur , widyaswara yang bertindak secara profesional.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Adapun penggabungan belajar dan mengajar merupakan sistem dari sebuah Pembelajaran ...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9081012938079990446-4438403390466093420?l=indrafirmansyah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indrafirmansyah.blogspot.com/feeds/4438403390466093420/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9081012938079990446&amp;postID=4438403390466093420' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9081012938079990446/posts/default/4438403390466093420'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9081012938079990446/posts/default/4438403390466093420'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indrafirmansyah.blogspot.com/2010/04/pengertian-belajar-dan-pembelajaran.html' title='Pengertian Belajar dan Pembelajaran'/><author><name>RADEN INDRA FIRMANSYA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08582283754571652057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='11' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_PYEWnHf9Nlw/S9phr5HzdhI/AAAAAAAAAEI/WsssxkNqgPM/S220/blog.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9081012938079990446.post-7383236361519167508</id><published>2010-01-15T14:35:00.000+07:00</published><updated>2011-11-10T00:38:00.119+07:00</updated><title type='text'>Biologi Komunikasi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;PARADIGMA BIOLOGI KOMUNUKASI&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Rangkuman Buku Biologi Komunikasi karya Deni Darmawan , Msi.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Analisis Filosofis&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Suatu ilmu terakhir bisa dari analisis filosofis seseorang pakar yang ahli di bidang tertentu, atau hasil kontemplasi sesorang yang ilmunya sangat mendalam. Orang itu berkontemplasi untuk membuktikan suatu kebenaran agar bisa diterima akal-rasional dan bersifat ilmiah. Sebagai salah satu bidang kajian ilmu komunikasi yang baru, biologi komunikasi lahir dari pemikiran ilmiah yang panjang dan dibuktikan melalui riset, serta diskusi mendalam dengan para expert. Secara ilmiah, proses ini memang dituntut untuk dilakukan agar mampu member pemahaman filosofis-ontologis. Melalui pemikiran ontologism itu dapat dijelaskan bahwa perilaku komunikasi yang secara sadar dilakukan oleh manusia, pada dasarnya merupakan bentuk dari aktivitas otak. jadi, perilaku manusia control sepenuhnya oleh otak kiri dan kanan. Di dalam otak itu ada bagian spesifik untuk melakukan pekerjaan atau tugas biologis serta berkoordinasi dengan bagian spesifik otak lainnya. Perilaku manusia yang ditunjukan oleh organ tubuh ketika berhubungan dengan manusia lain pada dasarnya di atur dan dikontrol oleh system jaringan otak. Analisis filosofis-ontologis tentang fenomena biologi komunikasi ini lebih terfokus pada upaya penjelasan tentang perilaku manusia ketka berkomunikasi internal dan eksternal. Secara epistemologis, biologi komunikasi harus mampu menjelaskan tentang kebenaran itu diperoleh dan apa saja bukti yang dapat dipertanggungjawabkan agar kebenaran itu dapat dipercaya. Biologi komunikasi ini dipetakan ke dalam bentuk perilaku internal dan eksternal. Pemetaan ini dilakukan melalui penelitian tentang kegiatan belajar siswa. Hasilnya perilaku belajar siswa mampu menjelaskan kebenaran eksistensi biologi komunikasi. Berdasarkan analisis filosofis-epistomologis itu, seorang individu akan disadarkan tentang apa yang dilihatnya dan tentang hal-hal lainnya yang melatarbelakangi perilaku komunikasi, baik secara biologis, psikologis, maupun sosiologis.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Stimulus digital yang pengemasannya memanfaatkan teknologi informasi terbukti member dampak positif bagi analisis kualitas belajar. Dengan stimulus digital itu, temuan terbentuk data dan arus gelombang elektromagnetik melalui alat EEG mampu menjelaskan fenomena munculnya biologi komunikasi. Secara filosofis-epistemologis, biologi komunikasi memiliki landasan yang kuat secara ilmiah. Proses kerja filosofis-epistemologis bertujuan mengungkap munculnya dahan komunikasi dari akar biologi komunikasi yang dilaksanakan melalui beberapa tahapan. Menurut Litlejohn, ada hal yang harus dimiliki oleh sebuah pengetahuan agar bisa berubah menjadi sebuah ilmu:&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Mentalisme atau Rasionalisme&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Empirisme&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Konstruktivisme&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Konstruktivisme social&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Salah satu manfaat dari analisis filosofis-aksiologis ini terkait erat dengan pengembangan dan sinergitas perilaku komunikasi. Sinergitas ini dapat dibuktikan melalui analisis yang benar dan akurat terhadap perilaku komunikasi-psikologis. Manfaat yang fundamental dari hasil analisis filosofis-aksiologis ini sangat dirasakan oleh para ilmuwan komunikasi, para desainer model pembelajaran, para perancang system manajemen, dan ilmuwan lainnya. Jadi, berdasarkan fisiologis-aksiologis itu, optimalisasi biologi komunikasi bisa menjadi dasar bagi analisis lanjutan yang lebih mendalam dan menyeluruh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Biologi Komunikasi dalam Praktek Komunikasi Bisnis&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Peluang bisnis selalu berawal dari analisis atas fakta dan situasi perekonomian sebuah daerah. Analisis bisnis dilakukan berdasarkan data-data perkembangan daya beli masyarakat dan potensi lainnya yang ada di daerah itu. Selama proses analisis data itu, biologi komunikasi akan selalu dilibatkan secara aktif. Misalnya, telaah atas peluang bisnis produk baru dimata konsuman. Perilaku konsumen akan ditelaah lebih mendalam sehingga produk baru itu mampu menyentuh pikiran dan perasaan konsumen. Dengan sentuhan itu terjadilah pemahaman yang benar yang benar dari konsumen atas produk itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. Biologi Komunikasi dalam Praktek Komunikasi Budaya (Intra dan Antarpersonal)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Individu adalah symbol asal-usul budaya artinya budaya tertentu bisa dikenali dari perilaku individu yang dimaksud. Jika perilaku individu itu berbudaya X, setidaknya ia akan selalu berperilaku dengan latarbelakang budaya yang dimaksud. Jadi, apa yang diperlihatkan oleh individu untuk mengenalkan budaya miliknya, biologi komunikasi berperan besar dalam penampilan perilaku. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. Biologi Komunikasi dalam Praktek Komunikasi Politik&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam praktek komunikasi politik pun peran biologi komunikasi sangatlah besar dan sangat berasa oleh individu pelaku politik.selain bahasa yang verbal yang dikuasai ia juga harus menguasai segala bentuk bahasa tubuh. Penegasan apa yang ia katakana harus didukung penuh oleh gerakan tangan atau gerakan tubuh lainnya. Jadi, keberhasilanny dalam melakukan kampanye tidak hanya oleh orasi yang baik, tetapi juga harus diperkuat oleh bahasa yang verbal.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;4. Biologi Komunikasi dalam Praktek Komunikasi Pendidikan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pendidikan pada dasarnya sama dengan komunikasi. Jadi, proses pendidikan sesungguhnya adalah proses komunikasi. Peran biologi komunikasi dalam praktek komunikasi pendidikan sangat jelas karena peran itu bisa dilihat dan dirsakan oleh para pelaku pendidik dan yang di didik.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;5. Biologi Komunikasi dalam Praktek Komunikasi Organisasi&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di dalam sebuah organisasi, interaksi merupakan “nyawa”. Disebut demikian karena tanpa interaksi, kebersamaan, dan sinergitas tidak akan terbangun dengan baik. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;6. Biologi Komunikasi dalam Praktek Komunikasi Intelijen&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Komunikasi intelijen biasanya dilakukan ketika suatu fenomena, kejadian atau kasus, bahkan peristiwa penting yang harus diketahui melalui strategi komunikasi tertentu oleh para intelijen.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebuah pesan informasi yang tersembunyio harus mampu diungkap oleh seorang intelijen. Agar pesan informasi yang disembunyikan itu dapat diungkap, factor kualitas biologilah yang harus ditingkatkan dari seorang intelijen. Dengan kemampuan ini, seorang intelijen akan mapu membaca ayau menerjemahkan pesan atau informasi yang dimaksud berdasarkan pengamatan dan analisis terhadap kondisi dan fakta yang dihadapi. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;7. Biologi Komunikasi dalam Praktek Komunikasi Sosial&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Biologi komunikasi dalam pengembangan peran masyarakat memiliki kontribusi yang sangat besar bahkan bisa juga dikatakan bahwa biologi komunikasi berkaitan dengan komunikasi social atau komunikasi masa memiliki peran yang menentukan. Dalam implementasinya biologi komunikasi utamanya berbentuk kinestetik, bisa menjadi dasra bagi individu untuk melakukan suatu tindakan agar dapat diterima oleh pihak lain.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;8. Biologi Komunikasi dalam Praktek Psikologi Komunikasi&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Biologi komunikasi juga berperan pentinh dalam analisis fenomena perilaku psikologi manusia. Posisi biologi komunikasi ini bahkan menjadi penggali atau penumbuh akar yang kelak menjadi cikal-bakalnya lahirnya perilaku psikologis. Perilaku ini akan terlihat secara nyata dalam pergerakan fisik atau anggota badan tertentu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;9. Biologi Komunikasi dalam Praktek Komunikasi Keluarga &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Komunikasi dan interaksilah yang menjadi pendukung utama bagi penciptaan keluarga yang baik, yang dalam Islam biasa disebut keluarga sakinah mawahdah wa rahmah. Namun, komunikasi dan interaksi yang dibangun tidak cukup dengan fisik karena dalam prakteknya, komunikasi itu lebih baik komplek dan sifatnya lebih intim. Jadi, komunikasi yang baik sangat bergantung pada pemahaman minimal tentang karakter masing-masing sehingga komunikasi keluarga bisa terbangun dengan baik.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;10. Biologi Komunikasi dalam Praktek Komunikasi Kesehatan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Inti dari pemahaman serta praktik nya dalam biologi komunikasi dalam praktek komunikasi kesehatan yaitu dalam penyampain ataupun pemberian Sesutu harus sesuai aturan atau dosis yang tepat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;11. Biologi Komunikasi dalam Praktek Komunikasi Berteknologi (TIK)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bukti kebenaran dan manfaat biologi komunikasi sesungguhnya bisa dikontrol dan dianalisis melalui penerapan system teknologi canggih yang dirancang secara khusus. Lalu, system teknologi komunikasi ini dijadikan sebagai media untuk menggali dan mengungkap fenomena perilaku biologi komunikasi seseorang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;12. Biologi Komunikasi dalam Praktek Manajeman Komunikasi&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Secara umum, seorang pimpinan harus mengenal dengan baik karakter, sifat, dan kondisis fisik bawahannya. System menejemen yang dikembangkan di sebuah perusahaan akan berjalan lancer jika semua komponen manejemen perusahaan itu mampu memanfaatkan system jaringan, garis struktur, dan kewenangan yang sesuai.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Analisis Landasan Ilmiah &lt;br /&gt;Analisis biologi komunikasi dibangun diatas landasan ilmiah biologi. Dalam konteks analisis ilmiah, keberadaan biologi tetap menjadi kajian sentral untuk membuktikan kebenaran perilaku komunikasi individu secara biologis. Perilaku individu yang dimaksud difokuskan pada aktivitas belajar. &lt;br /&gt;Analisis Akar Ilmu&lt;br /&gt;Biologi kounikasi muncul berdasarkan ilmu lainnya yang turut mendukung keberadaannya dapat dibuktikan secara ilmiah-rasional. Beberapa akar ilmu yang berkaitan dengan biologi komunikasi antara lain, ilmu faal, biologi, fisika, matematika, dan kimia. &lt;br /&gt;Analisis Hasil Riset Ilmiah&lt;br /&gt;Komunikasi cenderung ditujukan pada focus perilaku manusia. Ilmu psikologi juga sangat menekankan bahwa perilaku komunikasi ini sangat penting dan member kontribusi yang sangat tinggi bagi keberhasilan seseorang dalam kehidupannya, baik secara teori maupun praktek. Keberadaan ilmu psikologi dalam kajian terhadap perilaku komunikasi manusia pun sangat beralasan. Hingga kini, peran psikologi pun sangat sentral dalam ilmu komunikasi.&lt;br /&gt;Analisis Metafisika&lt;br /&gt;Menurut Lanigan, metafisika merupakan studi tentang sifat dan fungsi teori sebuah realita yang terjadi. Dalam biologi komunikasi, jika sebuah realita ditemukan dari proses komunikasi biologis, realita akan menuntut proses kemunculan realita berdasarkan proses komunikasi itu.&lt;br /&gt;Analisis Metateoritikal&lt;br /&gt;Menurut Litlejohn, kajian metateoti ini pernah dilakukan untuk menelaah teori komunikasi secara umum. Dengan meminjam sudut pandang Litlejohn, penulis memaknai kata meta sebagai “eksistensi dan daya jangkau biologi komunikasi akan mengalami perubahan”. Perubahan itu berkaitan dengan sifat dan posisinya yang semula kajiannya “hanya” pada fenomena komunikasi yang terbatas, dengan pendekatan perspektif meta,biologi komunikasi ini sudah mampu memunculkan dahan komunikasi lainnya.&lt;br /&gt;Analisa Metarasional&lt;br /&gt;Latar belakang munculnya dahan komunikasi dapat diasumsikan bahwa dahan itu muncul keyika ada bidang kajian lain yang menuntut analisis mendalam. Disisi lain, analisis itu tidak mungkin dilakukan oleh cara berpikir biologi komunikasi. Atas dasr itu kemunculan dahan komunikasi ini sangat relevan dengan pelaksanaan tugas itu. Fenomena ini terjadi karena berpijak pada rasionalisasi cara berfikir manusia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9081012938079990446-7383236361519167508?l=indrafirmansyah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indrafirmansyah.blogspot.com/feeds/7383236361519167508/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9081012938079990446&amp;postID=7383236361519167508' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9081012938079990446/posts/default/7383236361519167508'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9081012938079990446/posts/default/7383236361519167508'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indrafirmansyah.blogspot.com/2010/01/biologi-komunikasi.html' title='Biologi Komunikasi'/><author><name>RADEN INDRA FIRMANSYA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08582283754571652057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='11' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_PYEWnHf9Nlw/S9phr5HzdhI/AAAAAAAAAEI/WsssxkNqgPM/S220/blog.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9081012938079990446.post-3916780231209751686</id><published>2008-12-16T10:35:00.001+07:00</published><updated>2008-12-16T10:44:39.828+07:00</updated><title type='text'>MerindukanMu ya ALLAH !</title><content type='html'>saat aku tertawa di atas semua&lt;br /&gt;saat aku menangisi kesedihanku&lt;br /&gt;aku ingin engkau selalu ada&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku ingin engkau aku kenang&lt;br /&gt;&lt;p&gt;selama aku masih bisa bernafas&lt;/p&gt;&lt;p&gt;masih sanggup berjalan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;ku kan slalu memujamu&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;meski ku tak tau lagi&lt;br /&gt;engkau ada di mana&lt;br /&gt;dengarkan aku ku merindukanmu&lt;br /&gt;saat aku mencoba merubah sgalanya&lt;br /&gt;saat aku meratapi kekalahanku&lt;br /&gt;dengarkan aku ku merindukanmu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9081012938079990446-3916780231209751686?l=indrafirmansyah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indrafirmansyah.blogspot.com/feeds/3916780231209751686/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9081012938079990446&amp;postID=3916780231209751686' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9081012938079990446/posts/default/3916780231209751686'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9081012938079990446/posts/default/3916780231209751686'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indrafirmansyah.blogspot.com/2008/12/merindukanmu-ya-allah.html' title='MerindukanMu ya ALLAH !'/><author><name>RADEN INDRA FIRMANSYA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08582283754571652057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='11' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_PYEWnHf9Nlw/S9phr5HzdhI/AAAAAAAAAEI/WsssxkNqgPM/S220/blog.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9081012938079990446.post-346061851070537579</id><published>2008-12-16T10:23:00.000+07:00</published><updated>2010-04-30T01:46:19.429+07:00</updated><title type='text'>subhanallah ya !</title><content type='html'>Kebesaran Allah di Bumi Sriwijaya&lt;br /&gt;SMS From Ridwan Mukri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Allahu Akbar..Allahu Akbar.. Allahu Akbar!!Laa ilaahaillallahuwallahu akbar..Allahu Akbar Walillaahilham.. Subhanallah..malam ini kami bersama FKA-GEMA-FOSMA-SHOT 165 mengadakan pelantikan GEMA165-FOSMA165-SHOT165 SUMSEL sekaligus takbiran bersama dihadiri oleh 200 alumni dikediaman Pak Bayumi.. subhanallah pada saat saya menjelaskan ttg Indonesia Emas dan ketika muncul slide Generasi Emas..tiba2 di langit ada tulisan Allah berganti dg Nabi Muhammad &amp;amp; berganti dg peta Indonesia.. Allahu Akbar!! Allah tunjukan keberadaan&amp;amp;kebesaranNya.. yakinlah Indonesia Emas akan menjadi kenyataan.. selamat Idul Adha.. smoga bertambah cinta kita kpd Allah..salam juang 165. Ridwan Mukri "&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah,, itulah isi sms kak Ridwan Mukri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Malam Idul Adha, 9 Zulhizah 1429H. 7 Desember 2008. Di Bumi Sriwijaya Palembang. Sekitar jam 10 malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika itu Kak Ridwan sedang menjelaskan tahapan menuju Indonesia EMAS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TIGA TAHAPAN MEMBANGUN INDONESIA EMAS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara terakhir sekaligus acara inti akan segera di muLai. Sebelum takbiran, kak Ridwan pun menjelaskan 3 tahapan membangun Indonesia emas 2020:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Indonesia tahun 2020 : bangkitnya 7 budi utama yang akan di pegang oleh Gema&lt;br /&gt;2. Indonesia tahun 2030 : Bangkitnya perekonomian Indonesia yg akan di pegang oleh fosma&lt;br /&gt;3. Indonsia tahun 2050 : Bangkitnya Indonesia sbg negara adidaya yg akan di pegang oleh SHOT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan outputnya adalah era keemasan dan generasi emas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lihat langit arah timur!!!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah salah satu teriakan alumni yang hadir di acara pelantikan Shot165-Fosma165-Gema165. Seruan AllahuAkbar pun terdengar disana-sini. Acara Outdoor Pelantikan yang dipimpin langsung oleh Ketua Gema165 Indonesia, Kak Ridwan Mukri sekaligus Master Trainer ESQ For Teens . Sontak, semua yang hadir disana pun bertakbir. Saat itu langit yang tadinya tidak ada awan sedikitpun tiba-tiba terdapat lafadz Allah. Peserta dan alumni yang saat itu tengah hadir pun tersungkur menangis melihat kebesaran Allah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kak Ridwan pun terus memimpin takbiran dan berkata,"Angkat terus nama ALLAH, angkat angkat, sadarkah kalian siapa yg telah menggerakkan awan itu??"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekiranya pada saat itu tak ada angin di darat, namun awan itu terus bergerak, dan SUBHANALLAH awan itu berubah bentuknya, ucapkan shalawat kepana Nabi Muhammad saw..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Lihat!!! Awan itu kembali berubah, Lihat,,tidakkah kau melihat tulisan Muhammad di atas sana? ucapkan shalawat kepada nabi Muhammad!” seru kak Ridwan.&lt;br /&gt;Peserta terus takbir dan terus takbir, "Tak ada kata yg bsa kami ucapkan selain takbir,, lidah terasa kelu, bibir terasa kaku", Ujar kesaksian peserta..&lt;br /&gt;“ALLAH HU AKBAR! Yakinkah kalian bahwa Allah dan Nabi Muhammad sedang melihat kita sekarang?" ujar Kak Ridwan. Peserta pun semakin tersungkur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Eh itu gambar pulau Sumatera kaan? itu Kalimantan ? Subhanallah, Itu peta Indonesia!" Ya, ketika itu lafadz Muhammad sudah berganti menjadi gambar peta Indonesia lengkap Pulau Sumatra, Jawa, Kalimantan, suLawesi dan Irian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba" selang waktu beberapa menit, langit dipenuhi dengan lafadz Allah. Penuh sekali dengan Lafadz Allah. Hampir tidak ada lagi ruang di langit. Dan nampak satu yg paling besar. Lafadz Allah, diatasnya terdapat Tasyidid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kak Ridwan pun menelpon Om Ary dan melakukan telewicara dengan seluruh peserta saat itu. Om Ary mengirimkan doa kepada semua yang hadir saat itu, dan memberikan motivasi kepada kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah telewicara selesai, Kak Ridwan mengisahkan kisah Musa AS di bukit Thursina. Tak sampai pada pengenalan cerita, salah satu peserta ada yang berteriak, "AllahuAkbar! Lihat pohon di seberang sana!!!" sembari menunjuk ranting pohon yang membentuk lafadz Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal menurut kesaksian, ranting pohon itu tidak seperti itu tadi siang. Dan kisah Musa pun tak jadi diceritakan. Anehnya, ketika acara selesai, ranting itupun sudah berlainan bentuk dengan tadi ketika membentuk lafadz Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya tidak bisa berkata apa-apa Lagi, sudah jelas ALLAH telah berkata pada kita semua, mari kita semuanya, kta tutup acara ini dengan dzikir AsmaaulHusna”, ujar Kak Ridwan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;referensi : k'Ridwan, k'Suci Palembang, k'Riadi Jakarta.&lt;br /&gt;------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah, betapa besarnya kebesaran Allah. :) Saya menulis postingan ini sambil merinding tak terbayang apabila saya hadir disana. Pasti sudah tersungkur bersujud menangis melihat kebesaran Allah. Subhanallah. Inilah pesan dari Allah. Allahu Akbar. Saya melihat video saat kejadian berlangsung, dan merasakan keadaan ketika Lafadz ini muncul. Subhanallah, mata saya pun berlinang air mata. Dan satu lagi, kejadian ini terjadi pada tanggal 7 Desember atau tanggal 7 Bulan 12 . Bukankah 7 itu adalah 7 Budi Utama ? dan tidakkah kau ingat 12 itu sama dengan munculnya 12 mata air zam-zam ketika Nabi Musa memukulkan tongkat 165nya ? Bukankah 12 itu adalah 1 Ihsan, 6 Rukun Iman, dan 5 Rukun Islam atau 165? Allahu'Akbar.. Wallahu'alam Wishawab&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini video ketika Kebesaran Allah tampak, tp sengaja saya edit sedikit karena mungkin bulan depan akan jadi materi ESQ. Jadi durasinya hanya sedikit dan hanya pada bagian awal awan itu mulai tampak saja. Bismillahirrahmanirahim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nb: setiap ada acara outdoor ESQ, siapkan alat perekam, karena sering Allah tunjukan kebesaranNya ketika itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut saya dan jg Kak Adit yang sependapat dgn saya adalah bisa jadi Allah menjawab apa yang sedang Kak Ridwan jelaskan.&lt;br /&gt;"Cintailah aku, jadikanlah Rasul panutanmu, lalu kan kuberi Engkau Indonesia EMAS.." Wallahu’alam Wishawab..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana menurut Anda ?? Silahkan tinggalkan tanggapan anda terhadap Fenomena Kebesaran Allah ini..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Salam165 . Edvan M. Kautsar&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9081012938079990446-346061851070537579?l=indrafirmansyah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indrafirmansyah.blogspot.com/feeds/346061851070537579/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9081012938079990446&amp;postID=346061851070537579' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9081012938079990446/posts/default/346061851070537579'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9081012938079990446/posts/default/346061851070537579'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indrafirmansyah.blogspot.com/2008/12/subhanallah-ya.html' title='subhanallah ya !'/><author><name>RADEN INDRA FIRMANSYA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08582283754571652057</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='11' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_PYEWnHf9Nlw/S9phr5HzdhI/AAAAAAAAAEI/WsssxkNqgPM/S220/blog.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
